Rabu, 02 Januari 2013

sinopsis I Wanna Be Your Wife



Taza adalah seorang gadis SMA, dan ia memakai jilbab. Suatu hari, ia sedang menyiram rumput di halaman depan rumahnya. Tiba-tiba seorang pria bule menghampiri Taza, pria bule itu ternyata sedang mencari ayah Taza. Nama pria bule itu yaitu Bryan. Ia salah satu mahasiswa pindahan dari Australia yang menjadi murid ayahnya Taza yang seorang dosen filsafat di sebuah Universitas Negeri terkenal di Bandung. Taza tidak mengerti sama sekali, ketika Bryan memperkenalkan dirinya dengan menggunakan bahasa Inggris. Bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang tidak disukai Tazza, jadi ia tak mengerti apa yang Bryan katakan. Tapi intinya, Bryan sedang mencari ayah Tazza.

Sejak pertemuan mereka, Taza mulai menyukai Bryan dan berusaha untuk menguasai bahasa Inggris agar bisa berbicara dengan Bryan. Lalu Taza mengikuti kursus bahasa Inggris, dimana yang menjadi gurunya ternyata adalah Bryan, mahasiswa ayahnya yang ia sukai. Taza ditawari untuk les privat di apartemennya, dia memberi bayaran gratis untuk Taza, seebagai gantinya, Taza bersedia menjadi pengasuh Daniel (adiknya Bryan) setiap hari Sabtu. Walau berat untuk Taza menyetujuiny karena ia tidak suka dengan anak kecil, tetapi setelah beberapa hari menjadi pengasuh Daniel ia menjadi suka dengan anak kecil.



Taza menceritakan kejadian-kejadian itu kepada sahabatnya, Sisy, Ratna dan Memey. Kak Aldi sangat menyukai Taza, ia pernah menyatakan perasaannya kepada Taza berkali-kali, dan berkali-kali itu pula Taza menolaknya. Kak Aldi adalah kakak kelasnya Taza. Maya adalah teman sekelas Taza yang selalu mengejar cintanya kak Aldi. Maya selalu cemburu kepada Taza, jika kak Aldi dekat dengan Taza.

Suatu ketika, Taza diantar pulang oleh Bryan, Daniel pun ikut mengantar Taza pulang. Sesampainya di depan kompleks perumahan, Bryan memuji-muji Taza, Ia bilang kalau Taza itu cantik. Kemudian Bryan menyatakan cintanya kepada Taza, Bryan ingin Taza menjadi pacarnya, Taza pun menolaknya. Lalu, Bryan terbawa hawa nafsu, ia bermaksud mencium Taza. Taza tersadar, dan menganggap kalau Bryan bermaksud kurang ajar kepadanya.

Kejadian itu ia ceritakan pada sahabatnya, Sisy dan Memey. Sisy menganggap bahwa Bryan khilaf. Ia menasihati Taza bahwa setiap manusia bisa melakukan kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Taza menyesal atas perbuatannya, sebelum terlambat Taza ingin meminta maaf kepada Bryan atas perbuatannya selama ini. Sesampainya di apartemen Bryan, Bryannya tidak ada. Menurut penjaga di apartemen itu, Bryan sudah pindah ke Australia. Taza pun sangat menyesal.

Setelah kepergian Bryan, Taza menjalani hidupnya sebagai mahasiswi di Universitas Andalas Padang. Dia tinggal bersama Uni Fatimah, Uda Faiz dan keponakannya, Nabila. Disana pun, ia bertemu kembali dengan Bryan. Mereka bertemu disaat Taza bersama Uni dan keluarganya pergi ke rumah Pamannya Uda Faiz. Pada kesempatan itu, Taza pun meminta maaf atas perbuatannya waktu itu. Bryan mengatakan bahwa perasaannya masih sama seperti dulu, kemudian Bryan menyatakan perasaannya kembali dan ia ingin Taza menjadi pacarnya. Taza pun menjawabnya seperti dulu, ia menolaknya. Taza tidak ingin menjadi pacarnya, tetapi ia ingin menjadi istrinya Bryan. Bryan bahagia mendengar perkataanya.

Keesokan harinya, Taza memberitahukan kabar ini kepada keluarganya yang berada diBandung. Dan Taza mengikuti jejak Uninya, yang menikah disaat kuliah. Mereka pun kemudian menikah di Bukit Tinggi yang indah.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar