Senin, 31 Desember 2012

Sinopsis Laskar Pelangi


Cerita Laskar Pelangi terjadi di desa Gantung, Belitong Timur dan berlatar budaya Melayu Belitong. Kisah ini berawal ketika  sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumatera Selatan  jika  siswa baru tidak  mencapai sepuluh anak. Ketika itu  baru  sembilan anak yang mendaftar dan hadir, tepat saat Pak  Harfan( kepala sekolah) akan  berpidato untuk menutupsekolah, seorang anak  Harun  dan  ibunya  datang  untuk  mendaftarkan diri di sekolah sederhana tersebut.

Mulai dari kisah itu maka mulailah di ceritakan mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak  Harfan, perkenalan  mereka yang  luar biasa di  mana  A  Kiong  hanya  tersenyum  saat ditanya  namanya  oleh guru mereka, Bu Muslimah, kejadian bodoh yang dilakukan Borek, pemilihan ketua  kelas yang   diprotes  oleh Kucai,  kejadian   ditemukannya   bakat  luar  biasa  Mahar, pengalaman cinta  pertama  Ikal, sampai  pertaruhan  nyawa Lintang  yang mengayuh  sepeda delapan puluh kilometer pulang-pergi dari rumahnya ke sekolah. Mereka adalah anggota Laskar Pelangi, nama yang diberikan Bu Muslimah karena mereka senang memandangi pelangi.

Mereka hidup  di sebuah komunitas tambang Belitong. Pendidikan hanya  dapat diikuti anak-anak para  pegawai  PN  Timah  yang  berpangkat,  fasilitas  hanya dapat dimasuki dan digunakan orang-orang dengan kelas sosial tertentu. Anggota Laskar Pelangi terdiri dari Ikal,   Lintang, Mahar,  Syahdan, A Kiong, 106 Sahara, Harun, Borek, Kucai, dan  Trapani. AnggotaLaskar Pelangi bertambah menjadi  sebelas ketika ada siswa pindah dari SD PN Timah yang bernama Flo yang merupakan anak orang kaya yang tertarik akan keunikan sekolah Muhamadiyah.

Mereka adalah anak-anak yang lahir di sebuah pulau kaya timah di  negeri Indonesia. Namun, pulau  yang  seharusnya kaya-raya tersebut  ternyata miskin  dari  segi ekonomi dan pendidikan. Keadaan tersebut tidak  menyurutkan    langkah  mereka, di tengah keterbatasan fasilitas, anak-anak tersebut ternyata memiliki semangat belajaryang luar biasa.Anggota Laskar Pelangi mengharumkan perguruan Muhammadiyah saat festival 17  Agustus,   mereka menampilkan tarian  dari Afrika  karya Mahar. Prestasi kembali di raih oleh anggota Laskar Pelangi saat lomba cerdas cermat  berkat  kecerdasan Lintang, bahkan Lintang menantang Drs. Zulfikar, guru sekolah PN Timah yang terkenal kecerdasannya. Hal inilah  yang  membuktikan bahwa miskin tidak sama dengan bodoh. Mereka beranggapan bahwa kemiskian  hanya  dapat  diperangi   dengan pendidikan.

Anggota Laskar Pelangi melewati cerita bersama tawa, dan tangis bersama. Masa kecil penuh dengan kebahagiaan dan keajaiban,persepsi  terhadap hidup  terbentuk  pada  masa kecil.  Kisah  persahabatan  ini berakhir dengan kesulitan ayah Lintang yang memaksa Einstein kecil tersebut putus  sekolah  dengan  sangat  mengharukan  dan  dilanjutkan  dengan  kejadian dua belas tahun kemudian di mana  Ikal yang berjuang di luar Pulau  Belitong kembali ke  kampungnya serta  anggota Laskar Pelangi lainnya  telah  menggapai apa yang 107 dicita-citakan. A Kiong dan Sahara membuka toko  kelontong yang diberi nama Sinar  Perkasa,  kulinya  adalah  Samson. Flo menjadi guru TK di Tanjong Pandan dan bercita-cita membangun gerakan wanita Muhammadiyah. Mahar mengajar dan mengorganisasi berbagai  kegiatan budaya.Syahdan menjadi aktor dan berkatbeasiswa di Kyoto University, Jepang sekarang  menjadi pemimpin divisi  inovasi  teknologi  dengan ratusan anak buah, Kucai menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong, dan Ikal mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar